Skip to main content
Dimata kulyah yang kedua masih sama dengan matakulyah pertama saya. Semua masih terasa membingungkan, tapi yang kedua ini sedikit beda karena matakulyahnya bersangkutan dengan jurusan yang saya ambil. Mata kulyah kedua di bimbing oleh salah satu dosen yang hebat, mata kulyahnya KALKULUS VARIABEL BANYAK. Bagi yang suka matematika dan yang kulyah di pendidikan matematika pasti tidak asing lagi dengan kata KALKULUS, dan VARIABEL tapi tidak tahu yang lainnya, saya rasa mereka juga pernah belajar matematikan dan bilang bahwa matematika itu susah dan bikin pikiran kita puyeng. Tadi saya dapat ilmu terbaru dari dosen baru saya bahwa matematika itu adalah ide otak atau perubahan mindset. Bagaimana bisa? Itu yang belum bisa saya jawab karena saya baru sekali itu mendengar. Muda-mudahan akan dapat jawabannya seiring berjalannya kulyah saya. Amiiiiin.
Di mata kulyah kedua masih bersangkut paut dengan yang namanya tugas dan pbagian kelompok. Baru saja kulyah sudah dibasahi sama tugas (itu yang selalu dibilang anak kulyahan). Semua mulai terasa menarik meski baru 2 mata kulyah karena perbedaan dan suasana baru mulai terasa. Sampai saat ini aman-aman saja beluam ada kendala, cuma tugasnya aja tidak nahan karena berbahasa inggris. Bukan susah tapi ribet, belum tentu teman satu kelompok bisa du ajak kerja sama, muda2han saja bisa. Amiiiin.
To be con

Comments

Popular posts from this blog

jumlah sudut pada bidang

1.           Jika sudut 1 adalah 95 ° derajat dan sudut 2 adalah 110 ° derajat maka besar sudut 6,5 dan 3 adalah? Penyelesaian : -           ∠ 2 + ∠ 6 = 180° (saling berpelurus) 110° + ∠ 6 = 180°                          ∠ 6 = 70° -          ∠ 1 = ∠ 5 = 95° (sudut dalam berseberangan) -          ∠ 5 + ∠ 6 + ∠ 3 = 180° 95° + 70° + ∠ 3 = 180° 165° + ∠ 3 = 180° ∠ 3 = 15° 2.         Besar ∠ BCA adalah …. Penyelesaian : ∠ ABC + ∠ CBD = 180° (saling berpelurus) ∠ ABC + 112° = 180° ∠ ABC = 68° ∠ BCA + ∠ ABC + ∠ BAC = 180° ∠ BCA + 68° + 42° = 180° ∠ BCA + 110 = 180° ∠ BCA = 70°   3.    ...

evaluasi penilaian afektif

Penilaian Afektif Assalamu’alaikum Wr.Wb Halo Semuanya… Selamat datang kembali di postingan terbaru kami, postingan kali ini akan membahas salah satu penilaian dalam pembelajaran. Sesuai dengan Permendikbud No.65 tahun 2013 tentang standar proses dan permendikbud no.66 tahun 2013 tentang standar penilaian maka pada penilaian kurikulum 2013 menggunakan penilaian autentic pada proses dan hasil yang mencakup 3 aspek penilain yaitu afektif, kognitif dan psikomotorik. Penilaian afektif , bagi sebagian guru lebih sulit dilakukan dibanding penilaian kognitif atau penilaian psikomotor. Padahal dalam dunia pendidikan seperti halnya di sekolah, ranah afektif juga sangat perlu mendapatkan perhatian. Kenyataan selama ini di lapangan lebih menunjukkan  penilaian afektif  terkesan bagai “anak tiri” dibanding  penilaian kognitif maupun psikomotor. Ada juga kasus-kasus di lapangan yang menunjukkan guru telah melakukan penilaian afektif, tetapi tanpa panduan atau instrumen...

IOT

1. IOT Klasifikasi Kemampuan Kognitif dengan ANFIS Permainan serius yang dibangun untuk penelitian ini adalah permainan Cupak Grantang. Cerita Cupak Grantang diangkat dari Daerah Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kemampuan kognitif siswa berdasarkan hasil rekaman permainan yang dilakukannya menggunakan Algoritma Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Kemampuan kognitif terbagi menjadi 3 kemampuan pertama dalam ranah bloom, yaitu pengetahuan, pemahaman dan penerapan. ANFIS adalah metode klasifikasi yang menggunakan adaptive neuro fuzzy. Metode ini menyerupai pola penalaran pakar tanpa menggunakan analisis kuantitatif yang presisi[8]. Gambar 6 menunjukkan arsitektur ANFIS yang diusulkan. Gambar 7 menggambarkan rancangan klasifikasinya. Parameter yang digunakan untuk penentuan kemampuan kognitif ada tiga yaitu skor jawaban, waktu dan penggunaan petunjuk permainan. Permainan yang digunakan bernama permainan Cupak Grantang. Sebuah permainan serius y...