Skip to main content

jumlah sudut pada bidang





1.       


 Jika sudut 1 adalah 95° derajat dan sudut 2 adalah 110° derajat maka besar sudut 6,5 dan 3 adalah?

Penyelesaian :

-          2 + 6 = 180° (saling berpelurus)
110° + 6 = 180°
                        6 = 70°
-         1 = 5 = 95° (sudut dalam berseberangan)
-         5 + 6 + 3 = 180°
95° + 70° + 3 = 180°
165° + 3 = 180°
3 = 15°

2.       



Besar BCA adalah ….

Penyelesaian :

ABC + CBD = 180° (saling berpelurus)
ABC + 112° = 180°
ABC = 68°
BCA + ABC + BAC = 180°
BCA + 68° + 42° = 180°
BCA + 110 = 180°
BCA = 70°  






3.       

Besar penyiku AQC adalah ….

Penyelesaian :

Untuk menjawab soal ini hal pertama yang Anda cari adalah nilai x. Dalam hal ini AQC dan BQC merupakan sudut saling berpenyiku, maka:
            AQC + BQC = 90°
(6x + 4)° + (5x+9)° = 90°
11x° + 13° = 90°
11x° = 77°
x° = 7°
Penyiku AQC = BQC
Penyiku AQC = (5x+9)°
Penyiku AQC = (5.7 + 9)°
Penyiku AQC = 44°

4.       

tentukan nilai x° dan y°.

Penyelesaian :

80° + 60° + x° = 180° (sudut dalam segitiga)
140° + x° = 180°
x° = 180° – 140°
x° = 40°
x° + y° = 180° (berpelurus)
40° + y° = 180°
y° = 180° – 40°
y° = 140°
Jadi, nilai x° = 40° dan y° = 140°.     



5.       


Tentukan nilai x

Penyelesaian:

< P dan < S saling berdekatan, berdasarkan ciri , sudut yang berdekatan berjumlah 180 derajat, maka:

(3x + 2) + (x + 30) = 180
4x + 32 = 180
4x = 180 – 32
4x = 148
x = 148 : 4
x = 37

Comments

Popular posts from this blog

evaluasi penilaian afektif

Penilaian Afektif Assalamu’alaikum Wr.Wb Halo Semuanya… Selamat datang kembali di postingan terbaru kami, postingan kali ini akan membahas salah satu penilaian dalam pembelajaran. Sesuai dengan Permendikbud No.65 tahun 2013 tentang standar proses dan permendikbud no.66 tahun 2013 tentang standar penilaian maka pada penilaian kurikulum 2013 menggunakan penilaian autentic pada proses dan hasil yang mencakup 3 aspek penilain yaitu afektif, kognitif dan psikomotorik. Penilaian afektif , bagi sebagian guru lebih sulit dilakukan dibanding penilaian kognitif atau penilaian psikomotor. Padahal dalam dunia pendidikan seperti halnya di sekolah, ranah afektif juga sangat perlu mendapatkan perhatian. Kenyataan selama ini di lapangan lebih menunjukkan  penilaian afektif  terkesan bagai “anak tiri” dibanding  penilaian kognitif maupun psikomotor. Ada juga kasus-kasus di lapangan yang menunjukkan guru telah melakukan penilaian afektif, tetapi tanpa panduan atau instrumen...

IOT

1. IOT Klasifikasi Kemampuan Kognitif dengan ANFIS Permainan serius yang dibangun untuk penelitian ini adalah permainan Cupak Grantang. Cerita Cupak Grantang diangkat dari Daerah Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kemampuan kognitif siswa berdasarkan hasil rekaman permainan yang dilakukannya menggunakan Algoritma Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Kemampuan kognitif terbagi menjadi 3 kemampuan pertama dalam ranah bloom, yaitu pengetahuan, pemahaman dan penerapan. ANFIS adalah metode klasifikasi yang menggunakan adaptive neuro fuzzy. Metode ini menyerupai pola penalaran pakar tanpa menggunakan analisis kuantitatif yang presisi[8]. Gambar 6 menunjukkan arsitektur ANFIS yang diusulkan. Gambar 7 menggambarkan rancangan klasifikasinya. Parameter yang digunakan untuk penentuan kemampuan kognitif ada tiga yaitu skor jawaban, waktu dan penggunaan petunjuk permainan. Permainan yang digunakan bernama permainan Cupak Grantang. Sebuah permainan serius y...